- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
Ketua DKM Masjid Agung Cianjur: Selain Tempat Ibadah Masjid Sebagai Pusat Kehidupan Umat Islam

Keterangan Gambar : Ketua DKM Masjid Agung Kabupaten Cianjur, KH. Deni Saepul Rachman.
Pinusnews.id - Ketua DKM Masjid Agung Kabupaten Cianjur, KH. Deni Saepul Rachman menuturkan, Masjid itu selain sebagai tempat ibadah, adalah pusat kehidupan umat Islam yang menyatukan spiritualitas, pendidikan, dan aktivitas sosial.
"Dalam konteks modern, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat, tetapi juga menjadi pusat peradaban yang berperan besar dalam kemajuan masyarakat. Agar fungsi ini optimal, diperlukan manajemen yang strategis dan profesional," tutur KH. Deni Saepul Rachman, di Cianjur, Kamis, 11 September 2025.
KH. Deni Saepul Rachman mengungkapkan, dalam menata manajemen masjid dapat diartikan sebagai usaha kolektif, untuk menciptakan masjid yang makmur dan fungsional.
Baca Lainnya :
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
"Prosesnya tentu saja dimulai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian yang melibatkan pengurus Masjid Agung Cianjur," imbuhnya.
Dengan pendekatan ini, lanjut KH. Deni Saepul Rachman, masjid akan mampu menjadi pusat perubahan positif, baik dalam aspek spiritual maupun sosial-ekonomi jamaahnya.
Selain itu juga Ketua DKM Masjid Agung Cianjur menjelaskan, pihaknya terus-menerus mengadakan kegiatan ibadah seperti shalat berjamaah, pengajian, dan kajian agama secara rutin. Mengembangkan Kegiatan Sosial seperti santunan anak yatim, bantuan kepada kaum dhuafa, dan kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Upaya keras dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan berupa fasilitas yang memadai, dan menjaga kebersihan masjid untuk meningkatkan kenyamanan jemaah.
Pada bagian lainnya Pengurus Masjid Agung Cianjur pun mengembangkan Sumber Daya Manusia, dengan mengadakan pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan jemaah dan pengurus masjid.
"Kami juga mengembangkan kerja sama dengan pihak lain seperti pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan masjid," jelas KH. Deni Saepul Rachman.
Dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, Pengurus DKM Masjid Agung Cianjur mudah-mudahan dapat memakmurkan masjid, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah dan masyarakat. (dens).











