- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Dedi Mulyadi Luncurkan Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding Desa/Jaga Desa
Oleh : dens

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Para Kepala Daerah se-Jawa Barat dan pihak pijabat terkait, menghadiri acara Peluncuran Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding Desa/Jaga Desa dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Desa Sukasari-Kabupaten Subang. Selasa, 29 Juli 2025.
Sebelum melaksanakan peluncuran aplikasi, acara diawali dengan Penandatanganan Naskah Kerjasama dan Komitmen Bersama oleh seluruh Kepala Daerah se-Jawa Barat.
“Pengawasan terhadap dana desa dan kelurahan harus dilakukan secara dini, agar anggarannya tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tutur Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Lainnya :
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap dana desa dan peluncuran aplikasi ini, merupakan wujud dan langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam melakukan pengawasan tersebut.
Gubernur juga menegaskan bahwa setiap kepala desa harus memiliki pengetahuan dalam hal mengelola keuangan yang baik. Maka dari itu, Gubernur juga menegaskan perlunya dilaksanakan penguatan kapasitas SDM dengan berbasis digital.











