- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Bupati Cianjur: Posko Pengaduan Terima 500 Keluhan, Fokus pada Masalah Kesehatan

Keterangan Gambar : Posko Pengaduan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur di Balai Wiwaha, di lingkungan Pendopo Cianjur.
Pinusnews.id - Posko pengaduan Pemerintah Kabupaten Cianjur memang sudah beroperasi sejak awal 2025. Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan bahwa jumlah warga yang mencatatkan keluhan di posko itu mencapai sekitar 500 orang. “Pengaduan kurang lebih ada 500 orang. Terakhir saya lihat bukunya itu kurang lebih sekian,” ujarnya.
Dari ratusan laporan tersebut, masalah kesehatan muncul sebagai pengaduan terbanyak. Bupati menegaskan, “Paling banyak pengaduan soal kesehatan,” sehingga fokus penanganan posko banyak diarahkan untuk membantu kebutuhan medis warga yang belum terselesaikan melalui jalur lain.
Awalnya posko ditempatkan di lantai bawah Balai Praja, namun lokasi itu dinilai kurang terlihat oleh masyarakat yang datang ke pendopo. Karena itu, posko dipindahkan ke Balai Wiwaha agar akses dan visibilitasnya lebih baik.
Baca Lainnya :
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
- Dua Orang Cianjur Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Selamat, Satu Orang Lagi Belum Ditemukan
- Berburu Tanaman Hias di Cianjur, Aglaonema Membawa Keberuntungan
- Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembacokan Warga di Warungkondang
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
“Asalnya itu di lantai bawah Balai Praja, karena kami lihat itu kurang visibel oleh masyarakat yang masuk ke pendopo. Sehingga saat ini dipindahkan ke Balai Wiwaha,” kata Bupati.
Dengan perpindahan lokasi, Pemkab berharap warga tidak lagi kesulitan menemukan posko ketika membutuhkan layanan. Bupati menambahkan, “Sekarang lebih visibel, lebih terlihat, sehingga masyarakat tidak perlu bertanya lagi,” yang diharapkan akan mendorong lebih banyak warga memanfaatkan layanan pengaduan.
Meski sudah berjalan sejak awal tahun 2025, keberadaan posko sempat luput dari perhatian sebagian warga. Bupati menceritakan ada warga yang sampai melapor ke Gubernur karena tak mengetahui layanan ini.
“Kemarin ada warga kita yang ternyata tidak mengetahui dan akhirnya lapor ke Pak Gubernur, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Ini adalah tanggung jawab kami untuk memperbaiki hal tersebut,” ujarnya.
Penanganan aduan di posko dilakukan setiap hari oleh petugas yang menerima dan menindaklanjuti laporan. Bupati memastikan prosesnya tidak berbelit-belit; warga cukup datang langsung dan membawa identitas bila diperlukan agar laporan dapat ditindaklanjuti sesuai aturan.
“Enggak perlu ribet, datang saja. Langsung datang, kalau ada bawa identitas, sehingga kami bisa tindak lanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Dalam membantu kebutuhan masyarakat, Pemkab Cianjur memakai berbagai sumber pembiayaan, baik dari anggaran daerah maupun dukungan berupa rereongan pegawai. Bupati menyebut banyak bantuan yang sudah diberikan untuk sektor kesehatan, pendidikan, dan lainnya.
“Banyak yang sudah kita bantu, baik dari anggaran daerah maupun dari rereongan para pegawai pemerintah. Banyak dari kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya,” tuturnya.
Setiap laporan yang masuk tidak berhenti di posko; laporan akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk penanganan sesuai kewenangan masing-masing. Bupati menerangkan, “Yang menindaklanjuti dari pegawai Pemda tentunya. Karena ada berbagai dinas instansi yang kemudian akan berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah tersebut,” sehingga diharapkan solusi bisa lebih cepat dan tepat.
Posko pengaduan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Cianjur untuk meningkatkan layanan publik dan memastikan suara warga didengar. Menurut Bupati, tujuan utama adalah memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan dan kebutuhan agar segera ditindaklanjuti. “Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam melayani masyarakat dan menerima aduan-aduan masyarakat Cianjur kepada kami,” pungkasnya. (dens).











